Monday, May 2, 2011

The Birthday

Ada yang bertanya, kenapa saya tidak membuat tulisan, semacam perenungan di hari ulang tahun saya kemarin. Saya tidak ada ide. Itu saja alasannya. Saya tidak tahu apa yang mau saya tulis. Awalnya memang saya berniat membuat tulisan semacam itu, semacam perenungan, apa yang telah saya lewati selama 24 tahun ini. Tapi tengah malam menjelang pergantian usia, setengah jam persis sebelum jam 00:00 saya terbangun, cuma termenung di atas kasur kemudian menangis. Kalau ditanya apa yang saya tangisi, saya juga tidak tahu jawabannya.

Saya hanya ingin berterima kasih kepada Tuhan, yang selama ini telah begitu berbaik hati dalam kehidupan. Saya selalu saja merasa kurang, tidak bersyukur lebih banyak, sering mengeluh dan lupa kepadaNya. Tapi Tuhan senantiasa mendengar doa-doa saya, mewujudkannya, meski datang satu-satu, perlahan-lahan, saya hanya percaya saja Tuhan Maha Tahu dan Mengerti, pasti Ia akan kirimkan mimpi-mimpi itu dengan caranya sendiri, yang terbaik untuk saya.

Saya menyadari banyak yang Tuhan berikan kepada saya dan banyak pula yang Ia ambil dari  saya. Tapi begitulah istimewanya Tuhan, ketika ada sesuatu yang Ia ambil selalu saja ada yang Ia kirimkan, disisipkan untuk menggantikan. Kalau memikirkannya saya masih begitu takjub dengan segala caraNya. Dengan orang-orang ajaib yang Ia kirimkan ke dalam hidup saya disaat saya merasa begitu kehilangan. Atau ada saja sepercik riang yang masih bisa saya rasakan disaat kesedihan begitu meraja rela dalam hari-hari yang saya lewati.

Di usia yang bertambah ini saya mohon Tuhan agar menjadikan saya pribadi yang lebih baik. Meminta untuk dikirimkan jutaan keberanian dalam mengambil segala resiko, menghilangkan keraguan yang seringnya datang saat harus mengambil keputusan. Lalu angkatlah segala bentuk rasa sunyi dan sepi yang kerap datang tiap pagi. Dan bahagiakanlah...

Tuhan yang Maha Mendengar segala doa, saya hanya percaya Ia pasti mewujudkannya...




No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails