ketika awan mendung, aku akan berlari keluar, bertelanjang kaki dan menari bersama rinai hujan. Dalam basah akan kutemukan inspirasi, maka pada kata-kata ini kukristalkan dingin kisahnya
Showing posts with label Percikan. Show all posts
Showing posts with label Percikan. Show all posts
Sunday, October 9, 2011
Buntu
Kata² di ujung gang buntu. Apalagi yang kujelmakan padamu, jika nyanyian angin yang lirih itu mematikan semua lampu & menutup segala pintu.
Tuesday, August 16, 2011
Tuesday, August 2, 2011
Scripta Manent Verba Volant
yang tertulis akan tetap mengabadi, yang terucap akan berlalu bersama angin.
-M. Dahlan-
-M. Dahlan-
![]() |
| pic from here |
Monday, August 1, 2011
Karena Kau Menulis
"karena kau menulis, suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari."
-Pramoedya Ananta Toer-
-Pramoedya Ananta Toer-
![]() |
| pic from here |
Friday, July 22, 2011
Thursday, July 21, 2011
Monday, July 11, 2011
Sehelai Daun
Bahkan pada sehelai daun yang jatuh pun, Tuhan kirimkan angin, untuk meletakkannya pada tempat yang tepat. Meski akhirnya lesap di bumi.
Jakarta, 11 Juli, 2011
Jakarta, 11 Juli, 2011
Percaya
Meski rasanya aku menjelma setitik debu
di Sahara,
tapi percaya,
Tuhan melihatku
dari atas sana.
Bekasi, 11 Juli, 2011
di Sahara,
tapi percaya,
Tuhan melihatku
dari atas sana.
Bekasi, 11 Juli, 2011
Friday, June 17, 2011
Wednesday, June 15, 2011
Sunday, May 15, 2011
Bagaimana Lagi
ya Tuhan,
bagaimana lagi aku harus mempersiapkan hati
untuk kembali dilempar
ke dasar jurang kecewa?
Mei 2011
bagaimana lagi aku harus mempersiapkan hati
untuk kembali dilempar
ke dasar jurang kecewa?
Mei 2011
Saturday, May 14, 2011
Tuesday, May 10, 2011
Pernah Lewat
pagi, seperti kereta di stasiun, menjemput sekaligus menjauhi. saat kau ingat, hanya kenangan, ia pernah lewat.
Thursday, April 21, 2011
Wednesday, April 20, 2011
Tuesday, April 19, 2011
Rindu Semalam
Selamat pagi. Ada rindu yang dikirimkan semalam. Namun tak berbalas. Anggap saja seperti hujan yang turun dengan suka rela, ya.
Friday, April 8, 2011
Untuk Keabadian
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah... Menulis adalah bekerja untuk keabadian.
(Pramoedya Ananta Toer dalam Khotbah dari Jalan Hidup).
(Pramoedya Ananta Toer dalam Khotbah dari Jalan Hidup).
Subscribe to:
Posts (Atom)









