Monday, July 26, 2010

Sajak Kamar Mandi

Selalu begitu
Kubuka pintu itu, yang berlantai basah dan dingin.
Kata-kata bilang "Selamat datang, siap-siap aku menyerang!"

Sementara aku tak bawa kertas atau telepon genggam yang ada notesnya untuk mencatat.

Tapi kata-kata tak mau menunggu.
Datang untuk khayalan-khayalan yang ini dan itu.

Dan selalu begitu.
Saat kublang "Tunggu dulu!"
Kata-kata berlalu.
Selamat tinggal, kau kehilangan.

Sial!
Siapa sih yang mengetuk pintu?


No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails