Saturday, October 23, 2010

DND!!!

kamu pernah merasa begitu terganggu? sudah tiga hari ini saya merasa begitu. iya, terganggu tentu saja dengan orang-orang yang senang menggangu. saya benci jika handphone saya berdering di saat saya dalam perjalanan pulang dari kantor menuju rumah. saya juga benci sekali saat saya sudah dirumah telepon itu masih berdering-dering. terlebih-lebih saya benci sekali saat telepon itu berdering di hari libur. apa orang yang menelpon saya itu tidak punya kerjaan lain ya selain menggangu orang lain? mengganggu saya tepatnya. apa dia tidak punya kalender, sehingga tidak tahu wakatu. hei, ini hari sabtu!!! 

dulu, di tempat saya bekerja pertama kali, atasan saya pernah begitu mengamuk hanya karena saya menelpon atasan saya yang satunya lagi di hari liburnya. Desiree Bonau, dia begitu murka kepada saya hanya karena saya tidak menghubunginya yang sedang in charge hari itu untuk meng-handle tamu , alih-alih saya menelpon Ibu Prisca Brandenberg. saya masih ingat sekali kata-katanya, dia bilang, "jangan pernah menelpon orang yang sedang libur, karena hari libur adalah hak setiap orang untuk merasa bebas dari pekerjaan. kamu bisa menghubungi orang lain yang ada." itu pertama kalinya saya dimarahi habis-habisan oleh atasan. dan saya tidak akan pernah lupa matanya yang begitu mendelik kepada saya, tangannya yang menunjuk-nunjuk muka saya dan tentu saja, pesannya itu.

sekadar informasi, saat itu saya betul-betul tidak tahu kalau Ibu Prisca sedang libur dan yang saya tahu saat itu Ibu Desiree sedang meeting dengan General Manager, jelas saya tidak berani mengganggu. tamu complaint itu kan hanya mau bicara dengan manager, so, siapa yang harus saya hubung lagii?! well, forget it!

sekarang, saya baru tahu betapa tidak enaknya ternyata diganggu di saat kamu betul-betul ingin melupakan pekerjaanmu barang sekejap saja. sudah empat hari ini saya begitu merasa muak di kantor karena seseorang meminta saya mengurus ini itu untuk projectnya, yang jelas-jelas bukan project saya. dia meminta saya berbuat ini itu dan jelas-jelas dia bilang hanya mau tau beres. jelas saja, anak buahnya pada kabur dan sekarang tinggal dua orang. lalu saya? saya ini bukan anak buahnya. kalau memang terlalu banyak project yang harus dikerjakan dan tidak cukup orang, harusnya dia segera cari karyawan baru. bukan meminta anak buahnya yang tersisa untuk ikut-ikutan membantu project-nya, meminta-minta tolong saya mengatur ini itu, terlebih-lebih meminta OB di kantor untuk membantu melakukan hal yang jelas-jelas bukan pekerjaannya. satu project paling banyak diurus oleh dua orang, well, oke, tiga kadang-kadang, lalu kenapa project anda harus diurus enam orang??? dan tidak punya malu sekali anda bilang kepada saya anda hanya mau tau beres, karena anda pasti akan repot mengurus client. memangnya saya ini tidak punya pekerjaan lain yang juga bikin saya repot?

selalu anda, yang meminta tolong! kenapa? orang lain bisa melakukan sendiri, kenapa anda selalu meminta tolong orang lain. anda kan yang bilang, "i don't wanna wash my brain with the sucks things like that, so, you take care of that." lalu anda kira saya akan dengan begitu senang hatinya melakukan sucks things itu juga? ya, jelas anda akan menyuruh orang lain, karena anda pikir manager se-level anda haram hukumnya melakukan pekerjaan kroco-kroco. tapi, bukan anda saja yang punya title manager di kantor ini, yang lain juga banyak yang ber-title manager tapi mereka mau bekerja sendiri tanpa bikin mual orang lain.

project anda yang super hebat itu sudah berlangsung kan dari hari rabu lalu, saya dan yang lain juga sudah membantu dan saya ingin bilang "mampus" saat project itu tidak berjalan lancar. memang tidak lancar kan? project di Jakarta maupun di Bogor itu, semuanya ada saja masalahnya. kemudian, anak buah anda sibuk menelepon saya hanya karena ketakutan dimarahi anda, mereka sibuk sms dan bbm saya minta tolong ini itu agar beres masalahnya. anda kelabakan? jelas. kemudian seperti yang sudah akan diduga semua orang di kantor, anda mulai memaki-maki anak buah anda, membanting buku tebal itu di atas meja, meneriaki semua bawahan anda, sehingga semua orang di kantor ini melihat mereka berdua dimaki-maki. puas ya mempermalukan orang lain di depan orang banyak? itu kan hobby anda? siapa sih orang di kantor ini yang tidak tahu bahwa itu adalah hal favorite anda?

saya memang tidak dimaki-maki, karena saya ini kan memang bukan anak buahnya. saya hanya diminta membantu mengerjakan project itu, mempersiapkan ini itu. untung anda ini masih tau diri sedikit ya, masih tau kepada siapa harus marah-marah. saya tahu, sebetulnya anda mungkin juga ingin memaki-maki saya, karena project anda berantakan? tapi mungkin anda tahu saya tidak berhak dimarah-marahi atau takut saya tidak akan menolong anda lagi di lain hari.

masalah yang ada itu pun sudah saya bantu bereskan lagi. lalu kenapa sore ini anda minta tolong saya lagi hal yang bukan-bukan? saya sudah muak tahu tidak? anda mengirim pesan minta tolong saya mengisikan pulsa anda, karena anda sedang berada di Bogor. memangnya di Bogor itu tidak ada orang yang pakai handphone ya, sehingga tidak ada yang jualan pulsa? lalu karena saya akhirnya menyuruh OB untuk membelikan dan dia salah isi ke nomor pasca bayar anda, lagi-lagi anda heboh karena takut nomor anda itu berubah jadi pra bayar. meminta saya dengan nada memaksa utnuk segera menghubungi provider tersebut dan bla bla bla.... anda ini bodoh sekali ya?  esok harinya nomor telepon anda di blokir, lalu anda kira itu karena nomor pasca bayar anda kemasukan pulsa pra bayar kemarin. saya kan sudah jelaskan itu karena tagihan anda bulan lalu belum dibayar. kenapa ngotot minta saya datang ke gedung tempat provider itu untuk mengurus ini itu? bayar saja tagihannya nanti juga otomatis tidak terblokir lagi. lagipula, i'm not your personal assistant!

saya sudah dalam perjalanan pulang ke rumah saat anda berkali-kali menghubungi handphone saya. itu jumat malam, sudah masuk kategori weekend, saatnya saya libur, maaf saya tidak mau mengangkatnya. dan pagi ini
anda lagi yang pertama menelpon saya, jelas-jelas ini hari sabtu, anda kira saya mau angkat telepon anda? jangan harap!!!

jika kamu bukan keluarga, pacar atau teman-teman terbaik saya, jangan harap saya mau diganggu saat hari libur untuk masalah pekerjaan dan hal-hal tidak penting yang bukan urusan saya. my phone is not active on my days off for persons from office. sorry!!!

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails