Sunday, January 23, 2011

Tidak Lelahkah Kau

: Shanti Hapsari


telah kutanyakan padamu
tidak lelahkah kau
menjadi pokok berbunga
yang setia mematung saja
di tepi jalan sepi itu
menanti pengembara yang berjalan
setiap hari di sana
tanpa memandang kembangmu
karena ia lurus saja mencari
matahari yang jelas bersinar
sementara ranting-rantingmu
serupa jari-jari berdoa


meski sudah kau palangi gerbangmu
dan pintumu pun kau kunci
ia menyelinap kedalam mimpimu
lewat lubang galian pencuri*


tidakkah baiknya kau
mempusarai saja mimpi
lalu tetap terjaga
letihlah, sayang,
menjadi rumput yang diam-diam
memandangi punggung langit
cari saja embun
yang membasuh tiap lukamu
setia hingga pagi
atau serangga yang senang hinggap
membuatmu tertawa hingga petang


pada saat mentari terbenam, awan berarak bagai bendera
aku pun mulai merenung:
apa pula makna mencintai seseorang yang di luar raih tanganku ini**



Bekasi, 22 Januari 2011


*Penggalan dari terjemahan puisi jepang "Sudah Kupalangi Gerbangku" oleh SDD

**Terjemahan puisi jepang " Pada Saat Mentari Terbenam" oleh SDD

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails