Wednesday, January 5, 2011

Ia Hanya Bunga

: Jajang Nurjaman

kuntum bunga rekah menebar wangi
harum madu di tamanmu
kau ingin menjelma embun
yang mengecup lembut pipinya
setiap pagi sebelum mentari
lebih dulu membangunkannya dari mimpi

bunga rekah menebar wangi
mengundang lebah-lebah menari, disekelilingnya
sementara ia hanya bunga
yang menggoda setiap mata
mungkin bukan salahnya juga merona

kau burung gereja yang hinggap
di dahan pohon itu
menyanyikan lagu merdu untuknya
(meski bagimu mungkin itu lantunan lirih)
menghiburnya, mungkin juga menggodanya
menemani sepinya
pada taman yang tak berpenghuni

tapi ia hanya bunga
merekah yang menebar wangi
yang senang menggoda
tanpa acuh dengan risaumu


Jakarta, 5 Januari 2010

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails