Monday, September 12, 2011

Bukan Pinang Dibelah Dua

Tulisan ini saya buat karena teringat komentar Glo, seorang follower saya di blog ini. "Sering-sering tulis tentang kembarannya ya," kurang lebih begitu bunyinya. Hmm, kembaran saya ya? Baiklah. Saya memang tidak sering menulis tentang kembaran saya, abisnya suka bingung apaan yang mau diceritain tentang dia. Hehehe....

Saya terlahir kembar, tidak identik, meski banyak yang bilang mirip. Nama kembaran saya Meina, saya memanggilnya Ena. Sejak SD (kami sama-sama tidak masuk TK) saya selalu satu sekolahan dengan dia, kecuali ketika SMA. Bahkan selama SD enam tahun saya sekelas dengan dia. Dia bisa dibilang lebih pintar. Rankingnya sejak SD selalu diatas saya. Kalau dia ranking satu, saya ranking dua, kalau dia ranking tiga, saya ranking empat. Selalu satu nomor dibawah dia. Huh! Saat kuliah pun saya tidak menyangka bisa satu kampus dengan dia. Kami sama-sama lulus SPMB, kuliah sastra di Universitas Indonesia (UI). Bedanya dia kuliah di jurusan Sastra Inggris, saya di jurusan Sastra Belanda. Sekarang saat sudah kerja kantor kami pun sama-sama di daerah Rasuna Said, cuma beda dua halte busway aja jaraknya.

Kesenangan kami kurang lebih sama. Sama-sama senang baca, bedanya sejak kuliah dia lebih senang baca buku dalam bahasa inggris, saya mah tetep baca yang bahasa indonesia aja deh, kecuali kepepet. Saya senang nulis puisi, dia cuma senang baca puisi (itu juga dalam hati kayanya). Tapi kami sama-sama fans berat Sapardi Djoko Damono. Kami senang dengan teater dan tertarik dengan segala hal yang berbau seni budaya.  Dulu kami sama-sama kepingin jadi ilmuwan dan arkeolog. Cita-cita yang agak aneh ya?

Sudah dua tahun terakhir rasanya Ena sedang gila travelling. Jomblo buat dia gak masalah asal tetep bisa jalan-jalan. Kalau punya pacar yang cuma bikin dia gak bisa kemana-mana, punya pacar yang malah ngelarang ini itu, saya jamin dia mendingan jomblo seumur hidup. Sementara saya sih maunya jalan-jalan sama pacar donk, lebih seru, tau! Hehehe. Karena teman-teman dekat di kantornya pun banyak yang gila travelling, maka makin terpengaruhlah dia. Ditambah lagi sering baca Naked Traveller-nya Trinity dan Lonely Planet. Kerjaannya sekarang kerja yang giat biar karir makin maju, karir maju otomatis gaji tambah gede, gaji gede bisa buat jalan-jalan deh. *gubrak*

Ena itu tipikal perempuan bebas, yang gak mau diribetin oleh hal-hal yang buat dia gak penting. Pemegang teguh nilai-nilai feminisme. Pencinta berat Inggris dan segala hal yang berbau Inggris. Lagi senang-senangnya dengan hal berbau Korea. Isi tas kerjanya pasti ada dvd korea, buat ditonton pas jam istirahat kantor. Pacar? Itu kayanya nomor 10 yang ada di pikiran dia. Nikah? Beeuuh, apalagi itu. Nomor sekian ratus kali. Dari luar kelihatannya seperti orang yang menikmati hidup aja.

Well, meski kembar tapi banyak juga hal-hal berbeda tentang saya dan Ena. Oiya, jangan coba-coba tanya kami apa rasanya jadi anak kembar, kalau gak mau dikasih tampang jutek. It's extremely a boring question for us!!!


Our Birthday on May

Salah satu cara membedakan kami di dalam foto adalah: Senyum saya (hampir) tidak pernah kelihatan gigi, sementara Ena sebaliknya. :D

9 comments:

  1. selain senyum, bedanya di tahi lalat di antara alis ya? *sotoy* :D

    btw, foto kedua kayanya kenal nih tekape-nya. di MP bogor ya? *sotoy lagi* :D

    ReplyDelete
  2. hahahaa... meida lebih jaim laah, keliatan dari cara senyuummm.. nice sharing tho.. ^.^

    ReplyDelete
  3. meida yg jaim yaaa... wkwkwk....
    mirip banget meskipun bkn identik

    dan kliatannya ena lbh easy going ya... hihi ayo ah traveling bareng sm akyuuu

    :D

    ReplyDelete
  4. Rona: iyaa, betul sekali. aku ada tahi lalat di tengah2 alis, kaya orang india, acha acha.. :D

    Dhiesta: Jaim? plis deh, tha...

    Mbak Enno: ih, bo'ong tau, aku ga jaim kok, sumprit dech! ayo, kalo travelling sama Mbak Enno aku juga mau deh.

    ena lebih easy going?? hmm, bisa jadi, hihi :P

    ReplyDelete
  5. eh Rona, iya betul, itu TKP emang di situ.. :P

    eh eh Mbak Enno, senyummu juga gak terlihat giginya kaan?? hehehe

    ReplyDelete
  6. senyumku? lhooo... klo kan aku emang jaim!
    wkwkwkwk

    ReplyDelete
  7. Ehm..gimana kalau gue aja yang tulis, kayanya bisa ngejembrengin banyak nih persamaan dan perbedaannya..hehe..

    Kurang banyak nih, ayolah tulis lagi edisi 2 tentang kembar yaa...

    Adis

    ReplyDelete
  8. Eh iya, gue pake anonymus karena ga tau gimana masukin link-nya.. sampe frustasi masukinnya...

    Okeh saya tunggu kisah berikutnya, entah mengapa kisah kembar selalu menarik buat gue..

    Adis

    ReplyDelete
  9. Mba Enno jaim?? wkwkwkwk... gak percaya, gak percaya, gak percaya! *ngotot tapi sotoy* :D


    Adis: kayanya dikau bermasalah mulu sama blogger ya? gaptek apa gimana sih benernya? hohoho... ya udin, coba deh kamu jembrengin sekalian, hahaha

    ReplyDelete

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails