Thursday, December 22, 2011

Sebelum Silam

kita bersiap dengan langkah-langkah baru. menanti di muka pintu-pintu yang senantiasa kita tunggu. aku masih meracik harapan untuk menemani perjalanan duabelas bulan kita ke depan nanti. tentu saja, aku juga menitipkan doa-doa kepada semesta, agar tetap menjaga kita dan semua yang dicinta.

desember akan selalu ditinggalkan, tapi kita memastikan jejaknya tetap di sana. menyimpan tumpukan kenangan, ingatan yang mengental, dan kisah-kisah yang selalu kita kenang sebagai masa lalu. jangan risau, kita bertemu setahun lagi, ya, semoga. :)

aku akan mengingat desember selalu, seperti mengingat kisah cinta kita, dan rintik-rintik hujan di antaranya. tak terasa waktu begitu cepat ya. masih kuingat kau sebagai pengembara yang datang dan pergi,  menawarkan sapa dan senyum, kadang sekadar melintas. siapa mengira ternyata kita tutup desember dengan pelangi.

sebelum silam, masih ingin kutanamkan ribuan bunga mimpi, harapan, serta asa. dan rekahlah mereka agar menjadi hiasan teduh di jalanan yang hendak kita tapaki esok ketika Januari mengetuk pintu rumah kita. atau sekadar kuntum yang kau petik dan diselipkan di telingaku nanti.




Jakarta, 22 December, 2011

pic from here



1 comment:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails