Friday, November 7, 2014

Mendengarkan Malam

kita berdua duduk
di tepi senja yang perlahan luruh
dengan kata-kata yang tiada
sampai malam pun tiba

hanya ada senyuman dan purnama
dan desau angin yang semilirnya
menggoyangkan helai-helai rambutmu

kita berdua duduk
mendengarkan malam
menghitung detik-detik yang berlalu
dengan senyuman yang diam
dan kisah yang tak terungkapkan


Jakarta, 7 November, 2014

pic from here

3 comments:

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails